coba template

Words and Sentences are Inspiration and Motivation

Tuesday, September 13, 2011

Orang dewasa belum tentu dewasa

Saya teringat pesan sebuah iklan rokok: tua itu pasti, dewasa itu pilihan. Atau sebuah kalimat dalam wawancara yang saya simak sekilas: usia hanyalah sekedar angka. Begitulah. Tidak ada yang bisa menjamin semua orang dewasa bersifat dewasa. Adult doesn't mean mature. Sebagaimana seringkali juga kita saksikan di muka bumi, anak kecil masakini telah tumbuh 'dewasa' sebelum waktunya. Meskipun, yaah, kalimat barusan lebih sering bermakna negatif daripada positif.

Apa sebetulnya ciri-ciri seseorang bisa kita katakan dewasa? Beragam dan sangat relatif. Jika menurut saya seseorang yang hampir tiap menit ganti display picture dan personal message di BBM tidak dewasa, belum tentu menurut yang lain begitu. Atau, jika menurut suami saya terlalu banyak berkicau yang remeh temeh adalah hal yang tidak dewasa, belum tentu menurut saya begitu. Ah, memang agak sulit ketika kita harus menghakimi seseorang whether or not dia bersifat dewasa.

Anyway, saya rasa sebagian besar orang sependapat bahwa sifat dewasa itu diartikan sebagaimana paham waktu dan situasi dia harus berkata dan bertindak, untuk kemudian berani bertanggung jawab dengan segala ucapan dan perilakunya. Selain juga bertingkah laku sesuai dengan ucapannya, tentunya.

Bersifat dewasa, *kalau yang ini menurut saya ya hehe* berarti berani bersikap ksatria. Ketika merasa salah, ya akuilah bahwa ucapan atau perbuatan kita salah. Perkara oranglain bersedia memaafkan atau tidak, biarkanlah menjadi urusan hatinya dengan Sang Maha Pembolakbalik hati. Toh, mengutip Mario Teguh, setiap kesalahan bisa dimaafkan meskipun tidak semua kesalahan bebas dari tanggungjawab.

Bicara tentang maaf-maafan, di bulan Syawal ini memang sebaiknya tak elok mengingatingat perkara yang telah lalu, kecuali mengambil hikmahnya saja. Jika Allah saja Maha Pemaaf, masa siiih kita tak ingin menjadi lebih dewasa dengan 'mengadopsi' sifat Allah yang Pemaaf? ;)

Sebuah pertimbangan pula untuk memaafkan khilaf seseorang: Ketika muncul permintaan maaf, kadangkala tak sekedar sesali khilaf belaka, namun lebih karena utk hargai ukhuwah yang telah lama terjalin. Maka, jika pintu maaf belum terbuka, dan tak kau jumpakan aku untukmu lagi, jangan kau sesali setitik egomu ketika kau abaikan pinta maafku ;)

Setuju? Saya setujuuu. Meskipun saya sendiri, di usia 24 tahun ini, masih sedang menjajaki diri menuju tahap ideal tersebut. Marilah mari kita samasama berbenah sendiri, selagi hayat masih di kandung badan.
Read More

Now, or Never

Betapa drastisnya degradasi kualitas dan kuantitas menulis saya. Aje gileee. Saya sudah aktif ngeblog sejak saya SMA dengan url belomcukupumur *yang sekarang sudah saya hapus hehe*. Tenang, itu isinya tulisan-tulisan biasa kok. Sedikit pun tidak mengandung unsur berbahaya bagi anak di bawah usia. Asal muasal url itu adalah ketika salah seorang rekan senior di Radio Volare seringkali 'menjahili' saya dengan berkata: Ah, Dini belom cukup umur buat tau. Huahaha, sounds ngeri ya :p Anyway, waktu itu usia saya memang terhitung masih belia. Baru tamat SMP. Boleh deh dibilang belom cukup umur sama rekan senior bernama Aris Munandar itu :D

Nah, itulah asal muasal url blog lama tersebut. Beberapa tahun kemudian, saya buat blog ini dengan konten yang acakadul seperti sekarang. Tidak ada tema khusus dalam blog ini sebagaimana blog beberapa rekan lain. Ada yang khusus tentang masak, resep, IT, lifestyle, ah keren sekali. Blog saya, sejak awal kemunculannya memang ditujukan sebagai tempat mencurahkan ide dan rasa, menjadi tempat menguapnya emosi-emosi seorang Dini Haiti Zulfany. Meskipun saat ini, seperti yang diawal saya paparkan, kualitas dan kuantitas menulis saya jauuuuh menurun.

Lihat saja, di tahun 2007, ada 124 tulisan yang dengan pedenya saya publish. Meningkat sebanyak 9 postingan di 2008 menjadi 133 postingan. Di 2009, saat itu sepertinya saya mulai *sok* sibuk kuliah ya ahihihi, sehingga postingan menurun sebanyak 20 tulisan, sisa 113 postingan. Naaah, yang lebih *sok* sibuk itu di tahun 2010 dan tahun ini :(((( Parah benerrr, digabungkan pun hanya terkumpul 40 tulisan. 41 sama yang sekarang sedang saya ketik, huwaaaa drastis sekaleee.

Sungguh memalukan. Saya yang dulu semangat banget memprovokasi oranglain untuk rajin menulis di blog masing-masing, sekarang malah hilang dari peredaran dunia blog. Yang kayak gini pengen ikutan pesta blogger atau ikut kopdar komunitas blogger? Waduh, udah minder tingkat dewa deh saya sekarang. Maka dari itu, teman-teman sekalian. Demi mengembalikan produktivitas menulis saya, sekaligus mengembalikan fungsi blog ini sesuai fitrah, saya bertekad untuk akan rajin ngeblog lagi di masa yang akan datang. Duh, kayak lagi kampanye deh ya :p

Yoih mamen. Blogging, now or never. Now is the best time to have my wonderful blogging moment. Even with a bit different condition and atmosphere, I'll start writing something here, much or less, yang penting nulisss, yiiihaaa. Welcome back, Dinie :)
Read More

Friday, July 1, 2011

Bisa masak bukan syarat menikah

Sama sekali tak pernah terlintas dalam imajinasi kami berdua bahwa suatu hari dalam rumah kami, akan tersedia makanan seperti bubur padas, roti cane, sayur ini dan itu dan lain-lain. Ternyata, tak perlu dimasukkan dalam imajinasi, langsung saja dibuat, dan voila! Tersedialah makanan-makanan tersebut di rumah kami hahaha...

Well, duluuuu banget, waktu saya masih kentara labilnya, saya sempat pusing memikirkan diri saya yang belum bisa masak. Sampai meluangkan waktu untuk bikin tulisan panjang tentang itu!! Dan terbukti, perkataan saya tentang "Alasan utama wanita harus bisa memasak adalah untuk suaminya" memang benar. At least, sekarang ada beberapa jenis masakan yang bisa saya masak :D

Saya teringat ketika ngobrol-ngobrol dengan salah seorang dosen saya, Ibu Wardah. Waktu itu beliau bilang, buat nikah itu ga usah lah wanita khawatir sudah bisa masak atau belum. Ga nikah-nikah ntar. Setelah nikah juga Insya Allah akan bisa. Campurin aja semua bumbu yang ada di dapur, bakalan enak kok hahaha. Gitu kata beliau. Dan tante saya juga bilang, setelah punya suami, ada semacam perasaan ga rela kalo ngeliat suami makan di luar. Maka, saat itu juga muncul motivasinya untuk sediakan makanan buat suami. It's better to be a bit late than never, kan?

Nah teman-teman baik pria maupun wanita, janganlah menjadikan 'belum bisa masak' sebagai alasan untuk menunda-nunda pernikahan. Ah, ngga banget deh alasan kayak gitu hihihi. Persiapan untuk itu memang perlu. Dan hampir semua pria di dunia ini senang dengan wanita yang pandai memasak. Tapi percayalah teman, bisa memasak itu bukan syarat untuk menikah. Bisa memasak adalah sedekah untuk menunjang kebahagiaan dalam rumah tangga, Insya Allah :)
Read More

Sunday, June 26, 2011

Is it important to know About Me?


Itu semacam pertanyaan, meskipun sebetulnya itu adalah judul postingan. Saya menulis demi memenuhi amanat dari rekan saya yang seorang penyiar, yang hari ini sedang berulang tahun ke 25, Rohani Syawaliyah a.k.a honeylizious. Sebuah amanat *yang lebih suka saya sebut sebagai paksaan hehe* untuk menuliskan 10 hal tentang saya.

Well, ini adalah postingan berantai. Which means, saya menulis karena diminta untuk menulis (lagi) *karena di postingan sebelumnya juga saya nulis terjadi hal yang sama* dan diminta untuk meneruskan amanat 10 things about me ini ke blogger lain. Let's start it then.

1. Butterfly lover. Penjelasan komplitnya bisa dibaca di sini.

2. Pink lover. Penjelasan komplitnya ada di sini.

3. Ingin menulis nove. Penjelasan komplitnya, baca aja ini.

4. Menyukai angka 22. Saya sudah pernah menjelaskannya di sini.

5. Saya adalah pecinta tarbiyah. Sudah pernah saya jelaskan kan? Di sini.

6. Menulis skripsi tentang Conversation Analysis. Kalo itu, ada di sini dan abstraknya ini :D

7. Suka dengan dunia siaran. Sampe sekarang pun, saya belum mengundurkan diri sebagai penyiar Radio Volare. Satu-satunya alasan saya tak bisa bersiaran adalah karena sekarang saya berdomisili di Sekadau, ikut suami. Kenapa saya tidak mengundurkan diri? Ya, karena saya ga tau siapa tau nanti saya balik ke Pontianak, dan ingin siaran lagi, gitu hehe.. Sekilas tentang siaran, saya bagikan sebagian manfaatnya di sini :)

8. Cukup suka mengkritik ketika seseorang keliru gunakan Bahasa Indonesia, walaupun Bahasa Indonesia saya juga masih banyak banget yang harus dikritik huehehehe. Contoh tentang hal yang saya kritik, sila baca di halaman ini.

9. Sangat suka kalo dibuatkan design, apalagi design yang ada kupukupunya. Ini design pertama yang dibuatkan oleh seorang teman: kupu palestine.

10. Mencintai Pontianak, terutama setelah saya harus meninggalkan kota tersebut :) Kecintaan saya akan Pontianak, saya tuangkan dalam postingan di ulang tahun Pontianak ke 239 ini.

Nah, segitu aja deh 10 things about me yang bisa saya bagikan. Semoga penting dan bermanfaat untuk diketahui ya hehehe..

Demi kenyamanan bersama, maka saya memutuskan untuk tidak meneruskan postingan ini, karena yang kemaren aja belum ada tindak lanjutnya huhuhu. Anyway, terima kasih yaaa kak Hani untuk 'memaksa' saya menulis. Personally, I love writing kok, beneran deh :D
Read More

© coba template, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena