coba template

Words and Sentences are Inspiration and Motivation

Showing posts with label kepakarir. Show all posts
Showing posts with label kepakarir. Show all posts

Wednesday, March 28, 2012

Silaturahim ke MAN 2

Alhamdulillaah, akhirnya nemu laptop nganggur untuk nulis postingan :D

Jadi ceritanya, sejak pekan lalu, 22 Maret 2012, saya sudah berada di Pontianak. Dalam bayangan saya, selama di Pontianak, akan sedikit waktu yang saya punya untuk membuat tulisan. Jadi, postingan saya yang dari tanggal 22 Maret sampai dengan 28 Maret kemarin adalah tulisan yang saya siapkan dari Sekadau hehehe. Dan tulisan ini sedang saya ketik pada hari Selasa pagi, 27 Maret. *penting banget ya dikasi tau :p*

Tujuan utama saya ke Pontianak tak lain tak bukan adalah untuk menghadiri pernikahan sahabat saya, Linda.

Namun, berhubung Pontianak adalah kota kelahiran saya, tempat saya menemukan banyak orang terkasih tercinta tersayang termanja *halah*, maka agenda ke Pontianak ini juga sekaligus saya lebarkan kemanamana. Salah satunya dengan bersilaturahim ke MAN 2 Pontianak.


Halaman dalam MAN 2 Pontianak

Subhanallaah. Kangen betul dengan sekolah ini. Sekolah yang setiap sudut gedungnya memiliki kenangan. Guru-guru yang setiap harinya mentransfer ilmu kepada para siswa. Serta sekolah yang sebagian kecil siswanya pernah menjadi adik didik saya. 

Senin pagi, saya dan suami menuju MAN 2. Kalau biasanya begitu datang ke sekolah saya langsung masuk ke ruang guru, pagi itu berbeda. Saya melihat kepala sekolah MAN 2 yang baru, Bapak Hamdani Sulma, S.Ag, sedang berjalan menuju ruangan beliau. Langsung saya sambangi beliau dengan berlari kecil, saking kangennya :p 

Setelah ngobrol sebentar dengan Pak Hamdani, saya kemudian ke ruang kantor guru. Kantor sepi karena para guru lagi mengawasi pelaksanaan mid semester. Meja yang 2 tahun lalu menjadi meja kerja saya ketika mengajar di MAN 2 juga kosong. Linda *yang menggantikan saya mengajar mata pelajaran Conversation di MAN 2* lagi cuti honeymoon. 

Ada beberapa wajah baru yang menggantikan guru-guru yang dipindahtugaskan. 2 Guru Bahasa Inggris kesayangan saya, Ibu Sila Utami sekarang sudah pindah mengajar di SMUN 1 Pontianak, dan Ibu Fifi Herawati pindah ke SMKN 4, sekolah yang berada pas di depan gang kecil rumah orang tua saya di Pontianak. Ternyata, sekarang yang menjadi guru Bahasa Inggris di MAN 2 adalah guru saya ketika di MTsN 1, Ibu Siti. 

Kantor kemudian menjadi ramai kembali setelah jam pertama mid berakhir. Komentar para guru saat pertama melihat saya, tak lain tak bukan, "Dini makin sehat sekarang", bahasa halus dari "Dini makin gemuk" muehuehuehehe. Tak sekedar 'pujian' akan badan saya yang sehat ini, taburan doa juga diberikan mereka supaya saya dan suami segera dititipi anak. Saya rikwes didoain supaya langsung dikasi kembar hehe ^.^v

Berhubung waktu itu sedang jam istirahat, beberapa siswa yang sedang diluar juga ikut menghampiri saya. Betapa bahagianya melepas rindu dengan mereka. Tak saya siasiakan momen berharga itu. Saya pun foto-foto dengan mereka hahaha.


Di depan kelas, lagi pada baca-baca materi untuk mid

With Tarina Dashela

With Uci Aufa Dinina

Uci - Bela - Gladis - Dewi

With Nabila

Nabila, alias Bela yang di foto atas itu sempat-sempatnya minta dilatih untuk persiapan lomba pidato ._. Kalo sempat mah pasti Ms.Dini temani latihan dear. I wish I could :(

Tak terasa, waktu sudah hampir menunjukkan pukul 11 siang. Saya pun berpamitan dengan para guru. Alhamdulillah. Bahagia luarbiasa setiap kali silaturahim ke MAN 2 :)
Read More

Sunday, March 18, 2012

Mawapres 2009

Barusan buka-buka file di laptop, dan menemukan sebuah folder berjudul: Mawapres. Mawapres adalah singkatan dari Mahasiswa Berprestasi. Ternyata saya pernah menjadi Mawapres 2009 di tingkat Fakultas dan Universitas Tanjungpura :p hehehe ^.^v

Dan ternyata *ini yang membuat saya sangat bahagia*, karya tulis yang mengantarkan saya sebagai Mawapres berjudul: 

MEMAKSIMALKAN BLOG SEBAGAI SARANA PENINGKATAN 
MOTIVASI MENULIS BAGI MAHASISWA. 

Tentang Blog! Menyenangkan sekali.

Memang di 2008-2009, saya lagi semangat-semangatnya ngeblog. Bisa dilihat sendiri, jumlah postingan saya di tahun 2008 sebanyak 131 tulisan, dan di 2009 sebanyak 113 tulisan. Walaupun tidak setiap hari menulis, tapi jumlah segitu lumayan juga kan dibanding jumlah tulisan di tahun-tahun berikutnya? Hehehe.

Meskipun tidak mendapatkan Juara 1, menjadi Juara 2 Mawapres untuk tingkat Universitas wasn't really bad at all. Waktu itu, saya mempresentasikan judul karya tulis ini dengan semangat menggelora, sampai-sampai menurut salah seorang penguji, penampilan saya mirip Mario Teguh versi wanita ahahaha :))))

Apa liatliat? :p

Akibat dari menjadi Mawapres 2009, Bapak Mahdi selaku Pembantu Dekan III FKIP Untan saya diminta untuk ke studio foto, daaaan ternyata oleh beliau foto saya di atas itu dipajang di ruang tamu kampus tercinta, FKIP Untan. Alhamdulillaah, sekarang foto saya sudah tidak dipajang lagi. Kalo ada yang naksir kan kasian :p

Nah, karena saya senang dan bahagia dengan karya tulis tentang blog itu, maka kali ini saya mau bagibagi abstraknya. *jadi inget pernah bagibagi abstract skripsi hehe*

ABSTRAK EDISI BAHASA INDONESIA

ABSTRAK


MEMAKSIMALKAN BLOG SEBAGAI SARANA PENINGKATAN MOTIVASI MENULIS BAGIMAHASISWA


Perkembangan Teknologi danInformasi Komunikasi (TIK) di berbagai bidang sangat pesat. TIK di duniapendidikan tidak hanya dilihat sebagai suatu keperluan, tetapi juga sebagaikesempatan. Pada bidang pendidikan bahasa Inggris, misalnya, perkembangan TIKdapat memberikan dimensi baru dalam pengembangan literasi bagi pebelajar; TIKmampu memberikan kesempatan berkreasi bagi penulis-penulis muda, khususnyamemberikan akses informasi secara luas. Akses informasi inilah yang kemudianmenjadi sangat penting untuk peningkatan kemampuan menulis bagi pebelajarkelak.
Untuk memulai menulis, pebelajarbisa mengawalinya dari sesuatu yang sederhana dan informal, misalnya jurnalatau diari kegiatan sehari-hari. Namun, pembelajaran menulis saat ini masihdirasakan konvensional. Pengajar cenderung meminta pebelajarnya untuk membuatsuatu tulisan tanpa langkah menulis ang sederhana, misalnya dengan cara membuatkerangka tulisan, konsep map (mind mapping), brainstorming  (curah pendapat) dan langkah-langkah awalmenulis lainnya. Seringkali topik yang diberikan terbatas karena bersifatilmiah dan formal, tidak menantang eksplorasi, kehilangan unsur inovasi dankreasi. Selama ini, umpan balik hanya didapat dari pengajar. Sementara,diyakini umpan balik yang berasal dari beragam kalangan bisa membantumeningkatkan kualitas menulis.
Salah satu cara yang bisadigunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan menulis pebelajardengan memanfaatkan TIK adalah dengan blog (jurnal online). Blog adalah sebuahjurnal online dimana pebelajar bisa menulis apapun yang menurut mereka menarik,mengeditnya, mempublikasikannya, dan bahkan membuatnya menjadi media agihan(sharing) bagi semua yang terlibat didalamnya. Menulis dengan memanfaatkan blogdapat memberikan audiens yang nyata dan potensial untuk perbaikan kualitastulisan pebelajar. Blog memicu mahasiswa untuk berinovasi, bereksplorasi, dan berkreasidengan lebih baik karena blog merupakan media online yang dapat diakses kapansaja dan dimana saja sehingga memberikan interaksi yang lebih dinamis,kemampuan literasi yang lebih baik, bahkan perkembangan bekerja dalam tim.

Kata kunci: blog, motivasi menulis, jurnal online

ABSTRAK EDISI BAHASA INGGRIS

MAXIMAZING BLOG AS THE MEDIA
FOR COLLEGE STUDENTS’ WRITING MOTIVATION


Today, theimprovement of Information Communication and Technology (ICT) in many aspectsis growing faster. It is a need as well as a chance. For example, in EnglishLearning, the growing of ICT can contribute new dimension toward the learners’literacy; ICT is able to give a chance for the young writers to expand theircreativity. Good writing skill is very crucial things for the learners as theirpreparation for tomorrow.
To startwriting, the learner can learn from simple and informal things, such as dailyjournal or diary. However, the learning for writing nowadays seems to be stillconventional. The lecturers or the tutors tend to have the learner produce adirect composition without writing process. The topic given is also limited. Itmakes it is less interesting, less of challenge in exploring, and also lack ofinnovation as creativity. Even, as the time being, the lecturers or the tutorsare the only corrector of the learners’ writing. It lessens the feedback andinteraction in writing process.
One of theways to improve the quality of learning and writing skill of the learners by usingICT is through blog or online journal. Blog is an online journal where thelearners can write everything that gets their interest. The writing then willbe edited, published, and even had it to be shared with all of internet user.It is believed that writing through blog can give real audience and ispotential enough. Blog triggers college students to do the improvement, theinnovation, the exploration, and good creation of the learners. Blog is easilyaccessed everywhere and every time so it gives more dynamic interaction, goodliteracy ability, even for the improvement in a team work.

Key word: blog, writing motivation, online journal.


Nah, sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat :D

Read More

Wednesday, March 14, 2012

From wedonotgoblog to dhzblog



Alkisah, seorang teman (sebut saja Juri Saragih, nama sebenarnya) bertanya pada saya: ".... Kapan lah nih wedonotgoblog jadi dotkom?". Haseeek. 

Keinginan untuk mendotkomkan blog ini sebetulnya sudah lama sekali muncul. Waktu keinginan tersebut muncul, saya masih merasa belum perlu untuk menghilangkan blogspot.com dari belakang wedonotgoblog. Yaah, soalnya waktu itu juga saya tak terlalu rajin menulis. Paling tidak, belum terlalu betah membuat tulisan seperti sekarang. Maka, ketika Juri bertanya seperti itu, muncul lagi deh keinginan beli domain.

Alhamdulillah saya dikaruniai jodoh yang betah belikan domain, mendesigkan blog, mere-editkan design kalau saya tak puas dengan hasilnya, memberi masukan warna-warna yang cocok *walaupun ujung-ujungnya teteup terserah saya*, dan semua yang seharusnya menjadi kerepotan, tapi bagi suami saya adalah sebuah kesenangan karena dilakukan untuk istri semata wayangnya tercinta *uhuk, jadi lost focus deh*.

Dengan suami yang betah saya 'repotkan' itulah lantas saya memberanikan diri untuk mendotkomkan wedonotgoblog.blogspot.com menjadi www.dhzblog.com. Why should be dhzblog? Why not wedonotgoblog? Atau kenapa tak thekupu.com saja? Alasan utamanya sebetulnya sih sederhana saja. Karena dhz adalah inisial nama asli saya: Dini Haiti Zulfany.

Saya sempat galau juga sih ketika akan menentukan url (uniform resource locator) untuk blog ini. Mau pake thekupu.com kah, atau wedonotgoblog.com kah, atau apakah? Terlintas ingin pake url thekupu, tapi suami saya kurang setuju. Selain itu, saya juga membayangkan kalau nanti ketika mengajar saya mau promo blog saya ke mahasiswa *jenis mengkhayal yang tidaktidak ya ini*, trus saya bilang thekupudotkom atau wedonotgoblogdotkom belum tentu pada ngeh kan? Sepertinya lebih ngeh kalau saya bilang: dhzblogdotkom.

But anyway apapun motif saya mengganti wedonotgoblog to dhzblog, intinya paling tidak sampai dengan setahun ke depan, blog saya udah ga pake dotblogspot lagi dah ahihi. Dan juga, sebagaimana yang menjadi harapan adik saya tercinta, Isma Resti Pratiwi, semoga blog ini bisa semakin banyak menebarkan kebaikan untuk teman-teman :)


Atas diluncurkannya www.dhzblog.com ini, saya menghaturkan banyak terima kasih kepada suami saya tercinta Abang Priana Ashri yang sejak awal bulan lalu saya grecokin dengan rikwesan-rikwesan design. Kepada kak Dini Wahyuningsih yang telah perinspirasi *sengaja typo sesuai twit aslinya* dan disemangati oleh seorang diniehz. Kepada kang Asep Haryono yang setiap hari nyaris selalu menjadi pemberi komen terdepan. Dan tentu saja kepada Juri Maruli Saragih yang bertanyatanya dan membuat saya akhirnya mendotkomkan blog ini.

Rajin-rajin mampir kemari yaa teman-teman :D
Read More

Thursday, March 1, 2012

English Day on Tribune

Amanah saya di ESA (English Student Association) periode 2008/2009 mengantarkan saya pada beragam pengalaman. Tak hanya 'mencicip' bangku Project Manager English Pintar 2008, saya juga berkesempatan untuk menjadi bagian dari teman-teman ESA yang mewujudkan program English Day on Tribune. Apa sih English Day on Tribune itu? 

As I said in the earlier, English Day on Tribune ini adalah salah satu program ESA di periode kepengurusan 2008/2009. Sesuai judul, program ini hadir per pekan, muncul setiap hari Sabtu di harian Borneo Tribune. Kenapa ESA memilih Borneo Tribune? Baiklah, mari bernostalgia mengenangnya sejenak, tentang cerita dibalik program English Day On Tribune.

ESA Executive Board in discussion of having thisprogram

Photo by: Borneo Tribune


June 13th2008, a bunch of happiness came to ESA Executive Board that day. The offeringfrom ESA to have English Pages on Newspaper was granted by the Editorial Chiefof Borneo Tribune, Nur Iskandar. Now, we canenjoy English on Tribune!

A good thing if you still remember about one of ESA Eventwhich also cooperated with Borneo Tribune. It was English Pintar (EP) 2008 whichbrought theme: Do March for Better Tomorrow! The idea for conducting thiscooperation actually has been delivered on January 2008, the day when EPcommittee came to Borneo Tribune. The Chief of Borneo Tribune Editorialinspired the committee to have a page which will be written in English for thenewspaper. Unfortunately, the brilliant idea couldn’t be made up soon after EPfinished.

However, the idea for having cooperation is never omittedfrom mind, both of Mas Nur Iskandar’s and the committee’s. A dream to realizethis program kept running on. Till finally, ESA executive board found a veryright moment to visit Borneo Tribune. Dedi Irwan, the ESA Director for2008/2009 led the team which were Dini HZ, Ummi Salamah, Siti Hajaroh, DewiIsmu, Riyanto, and Novi Rianti to have discussion with Borneo TribuneEditorial, Mas Nur Iskandar and Mas Alexander Mering. Then, the discussion wenton as we have been together for such a long time. Hours felt like seconds!

That’s one of the reasons of why ESA considered havingcooperation with Borneo Tribune for this program. It also has been told whentwo of the important people for this program broadcasted in Radio Volare 103,4FM for the program “Dunia Kampus”. Dedi Irwan said that there are twoconsiderations of why ESA chose Borneo Tribune to have cooperation with. First,it is because of the fellows of Borneo Tribune are so friendly to ESA membersand other students who want to cooperate with. Even, ESA has been incooperation with Borneo Tribune and Tribune Institute before this program heldand for any kinds of event. Not only with ESA, but Borneo Tribune is alsofriendly and opened to other students of Universities in Pontianak. “We never say no for the proposalof those who need our help, especially for the publication. It’s very nice tohelp students and cooperate with you all,” Mas Nur Iskandar said. That’s why,it triggers the strong relationship between ESA and Borneo Tribune.

It’s not merely about the friendly and warm welcoming fromBorneo Tribune. Dedi and ESA Executive Board also see that Borneo Tribune isthe only newspaper in West Kalimantan whichprovides special column for Education. So, seeing this, ESA believes thatBorneo Tribune has the same vision in conducting this program. This program isalso integrated to Tri Darma Perguruan Tinggi: Educate, Research, andDedication to Public. Through this page, ESA and Borneo Tribune hope Pontianak citizen,especially the readers for the near future will have new motivation to learnEnglish. We really hope English Day on Tribune will be advantageous inimproving your English! 


Well then, itu dia sekilas tentang English Day on Tribune. For the near future, di blog ini tampaknya akan muncul beberapa artikel yang pernah saya siapkan untuk diterbitkan di halaman English Day on Tribune waktu itu.

Saat ini tampaknya program ini tak lagi dilanjutkan oleh kedua belah pihak. Tapi muncul lagi di blog saya boleh dong ya? *winkwink*
Read More

Saturday, February 25, 2012

Happy Birthday Radio Volare

Designed by Abang Priana Ashri

Waktu benar-benar seperti terbang. Rasanya baru saja kemarin lalu di pembuka siaran saya sebutkan: 32 tahun Radio Volare, hari ini, 26 Februari 2012, Volare sudah memasuki usia 39 tahun. Happy birthday, Radio Volare!

Meskipun sekarang setelah berdomisili di Sekadau saya sudah tak pernah lagi siaran *karena jarak yang memisahkan berkilo-kilo meter jauhnya*, dan profil saya dari halaman web Radio Volare terancam sirna *halah* kalau dalam waktu 3 bulan berturut-turut tidak on air, but it doesn't mean I'll lose my sense of belonging to my experience I had along my time being there. Yap, pengalaman berharga yang saya dapatkan sejak awal mula saya menjadi bagian dari Radio Volare, sampai dengan hari ini.

Setelah saya coba ingat-ingat dan dihitung-hitung, sejak pertama kali on air di awal 2004 sampai dengan terakhir kali 'ngerampok' jadwal dan kadang-kadang nyempil di beberapa program tertentu, terrrrnyata ada lebih dari 20 program yang pernah saya bawakan, baik sebagai penyiar tetap, dan lebih banyak sebagai penyiar pengganti. Program apa sajakah itu? Mari bernostalgia (lagi) dalam rangka memeriahkan Ultah Volare yang ke 39 ini. Tapi ini programnya bukan berdasarkan urutan tahun siaran ya. Berdasarkan kapasitas ingatan saya yang terbatas saja. So, here they are:

1. Direct Contact, atau disingkat DC. 

Maluuuunya kalo inget bahwasanya saya pernah cukup 'terkenal' melalui program ini dengan nama: Dinie Sgiphic *kemudian istighfar*. Direct Contact adalah program pertama yang saya bawakan. Dengan degup jantung yang kencang, saya bacakan kartu DC petang itu. Ya, Direct Contact adalah program baca kartu dan request lagu dari pendengar. Waktu itu berkirim salam via kartu DC cukup tenar dan dikuasai oleh beberapa 'anak gaul' Kota Pontianak. Dengan kata lain, dulu saya cukup banyak juga punya teman yang 'anak gaul'. Apa-apaan ._.

2. Jukebox, Sunday Morning Jukebox

Program request lagu juga, hanya saja Jukebox terima request via telpon dan SMS, sembari penyiar berbagi informasi seputar kesehatan, teknologi, dan beragam tips untuk Bujang Dare (sebutan khusus untuk pendengar Radio Volare). Di program ini, saya juga sempat siaran dengan 2 orang comic kenamaan Kota Pontianak: Ilham Kurniawan *yang juga MC kondang kenamaan se-Kalbar dan baru saja mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan*, dan Ipunk Wahaha di Sunday Morning Jukebox. Bisa dibayangkan bagaimana aroma studio di hari minggu pagi karena 2 orang tersebut lebih sering datang siaran pagi tidak pake mandi.

3. Kepak Karir

Menyajikan informasi seputar dunia kerja, karir dan keuangan. Waktu saya masih jadi scriptwriter, program ini namanya Niaga Khatulistiwa, dibawakan oleh salah seorang penyiar favorit saya: Bang Budi KK. Di usia Volare yang ke 36 tahun, dibuatlah program Kepak Karir Special Edition. Reviewnya bisa dibaca di blog Volare :)

4. Buletin Olahraga, disingkat Bulora.

Sampai sekarang saya masih beranggapan bahwasanya saya diminta untuk bawakan program ini sematamata karena saat itu penyiar lain ga mau siaran pagi. Anggapan yang jahat ya hehehe. Yah abisnya saya ini bukan tipikal perempuan yang paham olahraga, jarang olahraga pula, dan walhasil pernah dikritik oleh pendengar gara-gara salah menyebut nama seorang pemain bola.

5. Canda Khatulistiwa

Program ini hadir di sore hari untuk temani Bujang Dare santai-santai selepas pulang kerja. Diperlukan kepiawaian melucu untuk program ini. Minimal bisa menertawakan kelucuan sendiri. Satu-satunya bekal saya kalau siaran ini adalah: buku humor dan koleksi pantun. Penting itu, untuk jaga-jaga kalau rekan penyiar tidak bisa datang. Lagipula, waktu itu saya masih terhitung penyiar dini *dalam arti yang sebenarnya* yang tidak boleh dibiarkan siaran seorang diri.

6. Free Your Mind

Saya tidak terlalu ingat whether or not saya pernah bawakan program ini. Rasa-rasanya pernah, karena saya  juga sempat jadi reporter, wawancara anak-anak muda tentang tema yang diangkat untuk program ini. Waktu itu merekam suaranya masih pake tape recorder, yang kalau tombol rec berwarna merahnya kepencet, hilanglah hasil rekaman yang sudah capek-capek saya rekam.

7. English Teletalk

Program ini adalah salah satu alasan terberat saya untuk meninggalkan dunia siaran. Sejak awal mula saya menjadi pendengar setia Radio Volare *setia banget, dari pagi sampai malam. Bahkan waktu itu jadwal siarannya saya catat. Saking setianya dulu radio yang saya dengar hanya Radio Volare. Dengarkan radio lain hanya kalau frekuensi 103 FM (dulu masih 103 FM) menghilang dari udara*, program yang paling saya suka adalah English Teletalk. 

Waktu itu penyiarnya Mbak Yanti Sihotang dan Bang Bernard Sembiring. Saya ga ngerti mereka ngobrol apa. Benar-benar tidak ngerti. Tapi suka sekali mendengar mereka begitu lancar berbahasa Inggris. Sejak hari itu, saya bertekad, suatu hari saya harus bisa berbahasa Inggris seperti mereka. And Allah granted my wishes. Hingga di sebuah sore yang cerah, Mbak Temi menawarkan saya untuk siaran program ini, saat saya kelas 3 SMU, dengan kemampuan Bahasa Inggris yang masih abal-abal, dan anehnya saya terima tantangan itu. 

Lewat program inilah saya pelan-pelan mengasah kemampuan speaking. Indikator saya waktu itu, kalau sudah bisa ngobrol dengan native speaker, berarti sudah bisa speaking. Ahihihi. 

8. Fokus Artis Minggu Ini, disingkat Fotis Mini.

Barangkali saya adalah penyiar radio dengan selera musik paling buruk se-Indonesia Raya. Maka tak heran kalau di Volare, saya tidak dikasi jadwal siaran untuk program musik. Termasuk program Fotis Mini yang membahas artis yang lagunya jadi juara di Indonesia 10 atau Volare Number One Sound. Hadirnya saya di program ini tak lain tak bukan, hanyalah menggantikan Mbak Sissy Iristya yang berhalangan hadir. 

9. Afternoon Tea

Seperti Canda Khatulistiwa, program ini hadir menemani Bujang Dare untuk santai sambil ngeteh di sore hari, as its name: Afternoon Tea. 


Sama seperti Fotis Mini, kehadiran saya di Indonesia 10 juga (lagilagi) untuk menggantikan Mbak Sissy Iristya. Penyiar pengganti yang rajin dan baikhati sekali ya saya ini :p


Saya sendiri tidak percaya saya pernah siaran program ini. Dari dulu saya menganggap bahwa Volare Numer One Sound adalah program yang hanya akan saya dengarkan, bukan bawakan. Dan hari itu, 19 Agustus 2007, mengudaralah suara saya dari pukul 9 hingga pukul 11. Meskipun hanya 1 kali sepanjang karir siaran saya, tapi terkenang sepanjang masa. Yaiyalah, langsung saya buat tulisannya di blog Volare soalnya hahaha.

12. Double Dose

Ini program musik juga, dan *kali ini bukan menggantikan* hanya beberapa bulan saja saya betah membawakan program ini. Selang beberapa bulan, host Double Dose berganti ke penyiar yang lebih paham musik: Bang Jaka Prakasa atau Bang Didit kalo ga salah inget.

13. Girl's Talk

Sebetulnya saya merasa tidak pantas muncul program ini. I am a woman, yes. But not that girlish enough to host this program. Sebagian besar topik di Girl's Talk bukanlah jenis bahasan yang saya kuasai, apalagi saya terapkan. Untunglah, waktu itu nongol di Girl's Talk hanya menggantikan penyiar lain yang berhalangan hadir. 

14. Oase Iman


Sejukkan iman sembari lepaskan lelah di penghujung hari… Seharian disibukkan persoalan duniawi, seringkali membuat kita mengabaikan perlunya senantiasa menguatkan iman. Seharusnya kita mampu berkaca pada diri kita sendiri, sudahkah bertambah tebalkah imanku hari ini? Atau jangan-jangan semakin menipis? Lewat kisah-kisah sederhana dalam kehidupan sehari-hari manusia, mudah-mudahan kita bisa sama-sama banyak belajar..

Demikianlah bunyi deskripsi program ini di halaman web Radio Volare. Saya belum pernah siaran Oase Iman live dari studio karena programnya on air di malam hari. Jadi, dulu ketika Mbak Sissy cuti, saya-lah yang dengan senang hati rekaman sepekan sekali dengan Bang Azis atau Mbak Sari.

15. Dunia Kampus

Sesuai judul programnya, bisa ditebak kan tentang apa acara ini? Tepat sekali. Memberikan informasi seputar dunia kampus, membahas topik yang berkaitan dengan kehidupan kampus, berbagi tips dan informasi beasiswa, serta sesekali menghadirkan narasumber untuk diajak talkshow.

Membawakan program ini memberikan amat banyak keuntungan untuk saya. Salah satunya, ketika saya menjadi Project Manager event English Pintar 2008, berkalikali saya promosi gratis di program ini. Hehehe.

16. Rehat Kerja

Jenuh dengan kerjaan saat ini? Punya uneg-uneg tentang rekan sekerja? Atau punya trik menghadapi bos yang galak? Gabung aja di Rehat Kerja, wadah ngumpulnya para pekerja, manajer, juga para bos untuk ceritakan kembali serunya kehidupan bekerja. Bujang dare punya selera humor tinggi? Jangan disimpan sendiri! Telpon ke sini dan bantu lepaskan semua stress yang mendera…

Demikian bunyi deskripsi program Rehat Kerja di web Volare. Momen paling berkesan di Rehat Kerja adalah ketika siaran dengan beberapa tamu dari luar kota, salah satunya Rehat Kerja bersama  Bob Sadino.

17.Ta'lim Annisa

Menurut saya, inilah program yang 'saya banget' sampai saat ini ^.^v. Banyak sekali tambahan ilmu agama yang saya dapat setelah siaran Ta'lim Annisa. Beberapa ilmunya saya simpan di blog Volare, dan sebagian bisa dibaca di postingan dengan label: dini.

18. INSTAN, kepanjangan dari INi Saatnya ikuTan siarAN.

Program ini agak-agak mirip dengan seleksi presenter terbaik di program Volare Hotline Service yang beberapa hari lalu saya kisahkan. Bedanya, di INSTAN prosedurnya agak lebih birokratif *istilah macam apa ini?*. Prosedurnya, peserta mendaftarkan diri dulu ke kantor Volare, isi formulir, kemudian akan ditentukan di pekan keberapa mereka on air. Jurinya? Siapa lagi kalau bukan Mbak Temi.

19. CAKRAWALA, baCAkan RAgam WAwasan dan LAgu.

Hihihi. Saya senang CAKRAWALA sampai sekarang masih dipakai sebagai nama program yang hadir rutin Senin - Sabtu ini. Saya ingat ada beberapa nama yang saya tawarkan ke Mbak Temi, dan nama CAKRAWALA yang dipilih. CAKRAWALA, sesuai judulnya, menghadirkan beragam informasi dan menerima permintaan lagu lewat pesan singkat.

Harap digarisbawahi, menerima permintaan lagu lewat pesan singkat, loh ya. Belum tentu lagu yang dirikwes, lantas akan diputarkan. Karena, yah bisa ditanyakan ke penyiar yang pernah membawakan program ini, kadangkala ada pendengar yang suka agak 'melenceng' dalam menentukan lagu pilihan untuk diputar. Hehehe. Maksudnyaaa dengan melenceng? Ah, mendingan cari tau di web Volare aja ya :p

20. Soda Gembira

Santai yOk Di volAre sambil GEMBIRA! Mengajak Bujang Dare bergembira di sore hari dengan COLEK: bahas Status & Catatan pilihan penggemar Volare di Facebook. BUSA (Bicara Untuk Santai Aja): bahas yang sedang hangat,dan ngobrol dengan tamu di BERANDA.

Itu dia deskripsi program Soda Gembira. Setiap harinya, tamu yang hadir di segmen BERANDA berbeda-beda. Untuk detailnya, langsung cek aja di jadwal program ya :)

21. KGI: KGRE Show & Interactive Segment

Adalah Kang Asep Haryono yang saat itu merupakan perwakilan KGRE Pontianak, yang berjasa menjadi penghubung antara KangGURU Indonesia dengan Radio Volare, untuk kemudian masuklah program KGRE Talk Show sebagai program berbahasa Inggris kedua yang saya bawakan setelah English Teletalk. Bedanya dengan English Teletalk, KGRE Interactive Segment ini lebih mengutamakan bintang tamu yang berstatus siswa, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMU.

Setelah saya 'hengkang' dari Pontianak, program ini sempat dibawakan oleh Neng Riedha. Sayang sekali, saat ini KGRE Interactive Segment sudah tidak dilanjutkan lagi. Padahal saya sempat melakukan riset untuk program ini, dengan judul:

An Analysis on Conversation in ‘Kang Guru Radio English’ (KGRE) Program on Volare 103.4 FM Pontianak

Ya, ada Volare dan KGRE di skripsi saya.


Awww, sebenarnya sih saya malu sama Pak Mateus Herman nih gaya-gayaan majang Warta 3 sebagai program yang pernah saya bawakan :p. Bagi saya, yang paling pantas membawakan Warta 3 tetaplah Bang Herman.

23. Lepas Lelah

Lepaskan penat dan lelah Bujang Dare setelah seharian beraktivitas dengan musik lembut pilihan. Pastikan Bujang Dare simak juga info dan kiat untuk menjalani hidup dengan cara lebih baik di sini…

Begitulah deskripsi program ini di halaman web Volare. Seperti Oase Iman, program ini juga on air hingga tengah malam, sehingga dulu saya tidak live dari studio, melainkan rekaman dan hasil rekamannya diputarkan deh sama Bang Pandi atau Bang Syam.


24. Digilove, kepanjangan dari Digital Love


Program yang saya bawakan dengan Bang Herman, bahas tentang dunia digital, baca-baca blog terpilih *lebih sering baca blog saya :p*, mengundang narasumber yang kompeten di dunia IT.

25. Setiap Perempuan

Sama seperti di Girl's Talk, saya juga merasa kurang pantas muncul di program Setiap Perempuan. Eh by the way, Setiap Perempuan ini nama baru dari Girl's Talk kok hehe. Program ini saya tuliskan di nomor terakhir karena beberapa bulan lalu ketika saya pulang ke Pontianak, saya 'ngerampok' jadwalnya Kak Tya yang waktu itu berhalangan hadir, menemani Putri Susedtya di siang yang basah itu ^.^v. 


Well done. Ada 24 program yang berhasil saya ingat. 2 tahun menjadi scriptwriter dan 8 tahun siaran di Radio Volare itu sungguh pengalaman luar biasa berharga. Saya belajar bersosialisasi, belajar  menulis, belajar ikhlas, belajar menyimak, belajar sabar, belajar kehidupan, tak hanya lewat program-programnya, tapi juga melalui kru Radio Volare. Tulisan ini akan lebih panjang kalau harus saya lanjutkan lagi. Jadi, untuk hari ini, sampai di sini dulu yaa Bujang Dare.. Ketemu lagi di tulisan berikutnya, masih bersama saya Dinie Hazel *padahal bukan siaran :p*.

Selamat Ulang Tahun yang ke 39, Radio Volare. Your love has given me wings :)
Read More

Thursday, February 23, 2012

Saya dan Radio Volare

Waktu masih langsing :p

Jelang 39 tahun usia Radio Volare, saya jadi pengen nostalgila dikit aaah tentang bagaimana saya bisa bergabung di Radio terdepan di Kota Pontianak ini. Di awal-awal siaran dulu, cukup sering saya 'dituduh' bisa masuk dalam daftar jajaran penyiar Radio Volare atas bantuan Bapak saya. Tuduhan macam apaaa itu. Yang benar adalah, kedua orang tua saya mendukung keberadaan saya sebagai penyiar Radio Volare. 

Sebetulnya cerita tentang bagaimana saya bisa menjadi bagian dari Radio Volare sudah pernah saya kisahkan sekilas di tulisan ini: thekupu and 10 facts about her. Tapi itu kan cuman sekilas. Sekarang saya ceritakan lebih detail, sedetail yang saya ingat.

Tahun2002, Radio Volare punya program yang namanya Volare Hotline Service (sempat berganti nama jadi Jukebox, kemudian sekarang berubah nama menjadi Cakrawala). Bulan Juni, dibuatlah sebuah inovasi untuk program Hotline Service. Tadinya, program ini hanya melayani kirim-kirim salam dan request lagu via telpon. Nah, bulan Juni itu, Ibu Program Director Radio Volare yang tercinta,Dewi Utami (lebih dikenal dengan panggilan Mba Temi) merancang acara Hotline Service menjadi ajang kompetisi buatpendengarnya. Kompetisi bagaimana?

Jadi mulai bulan Juni 2002, di Volare Hotline Service, pendengar tidak sekedarkirim-kirim salam atau request lagu, tapi juga bersiaran layaknya seorang penyiar. Prosedurnya, pendengar menelpon ke studio ketika off air, kemudian operator menyiapkan lagu yang akan diputar. Kalau sudah siap, operator memberikan aba-aba untuk mulai, dan action! Bergayalah pendengar seperti penyiar yang sedang siaran, tapi via telepon. Tiap minggunya dipilih satu orang presenter terbaikhotline service. Yang menang dapat hadiah dari Radio Volare + on air dengan penyiar Volare di acara CandaKhatulistiwa (sempat berubah nama menjadi Afternoon Tea, sekarang nama programnya Soda Gembira).

Diminggu pertama, saya coba-coba ikutan telpon. Tapi saya tidak menang. Tidak menyerah dong. Jadinya sayacoba lagi di minggu kedua. Waktu itu lagi rame-ramenya Piala Dunia. Jadi sayakasi informasi tentang sepakbola. Sungguh tiada dinyana, saya menaaaang huahaha. Pas pertama kalisiaran, rasanya senangn minta ampun dah. Kemudian di minggu ketiga, keempat dan minggukelima, saya coba lagi. Dan alhamdulillah menang lagi. 

Di minggu kelima itulah, bulan Juli 2002, sayaditawari untuk magang di Volare sama Mbak Temi. Saya terima dengan senang hati dong tawaran tersebut. Sekitar 2 bulanan saya magang, dan sempat disuruh melamar jadipenyiar. Tapi waktu itu belum dikasi izin sama orang tua. Juli 2002 itu saya baru khatam SMP,  baru selesai ujian nasional, dan masih berusia 14 tahun. Masih terlalu dini untuk siaran di Radio dewasa *ambigu banget deh ini hihihi*. Akhirnya saya ditawarkan untuk melamar sebagai scriptwriter aja. Maka, mulai bulan September2001 saya resmi menjadi scriptwriter Volare.

Sekitar2 tahunan kerja di Volare, membuatkan naskah siaran untuk para penyiar, mendengarkan penyiar favorit bersiaran, keinginan saya untuk menjadi penyiar semakin membuncah. Pas pula saat itu salah satu stasiun Radio swasta lain buka lawongan penyiar buat anak SMU. Saya sempat punya niat untuk melamar di sana. Konsultasi sana-sini tanya-tanya teman di kelas. Ada yang setuju, ada juga yang tidak. Akhirnya saya shalat istikharah, dan hasilnya adalah saya tidak melamar ke sana. Ketetapan Allah pasti yang terbaik untuk saya. 

Hingga di suatu sore di ruang kantor Radio Volare, saya bicarakan keinginan saya untuk jadi penyiar dengan Assistant ProgramDirector, Mba Hesty Indriyani. Mba Hesty kemudian melanjutkan obrolan kami tadi ke Ibu Manager, Hj. Ade Pratiwi. Saya pun lantas diminta untuk bikin contoh rekaman siaran. Setelah 2 kalirekaman, akhirnya tanggal 11 Maret 2004, Untuk pertama kalinya saya resmi bersiaran dengan status: PENYIAR. Senang tak terkira.

Selamamenjadi bagian dari Radio Volare, saya lebih banyak merasakan suka daripada duka. Sukanya, bisaketemu sama orang-orang ngetop, belajar dari mereka, mengambil sisi positif yang mereka punya dan foto-foto tentunya *teteup :p*. Selain itu, menjadi scriptwriter dan penyiar juga berarti memperkaya wawasan, membacakan informasi untuk Bujang Dare, bahkan juga menerapkan sedikit ilmu yang saya miliki di beberapa program acara. 

Menjadi penyiar membuat saya dikenal cukup banyak orang, walaupun hanya lewat suara. Menjadi penyiar memperluas jaringan pertemanan, sekaligus amat sangat mempermudah saya mendapatkan rezeki di lahan lain. Sebagai contoh, ketika Poltekkes Gizi Pontianak sedang membutuhkan seorang dosen untuk mata kuliah Bahasa Inggris, seorang teman langsung merekomendasikan saya *yang waktu itu masih mahasiswa semester akhir FKIP Bahasa Inggris* untuk menempati posisi tersebut. Bukan sekedar sebagai Dini Haiti Zulfany yang anak Bahasa Inggris, tapi sebagai Dini yang penyiar Volare, yang membawakan program English Teletalk. Alhamdulillah :D

Dukanya, hampir tidak ada. Lebih tepatnya, segala duka yang terjadi selama di sana tidak saya ambil hati dan tidak saya kenang. Paling-paling kebasahan keguyur hujan waktu di jalanan saat akan berangkat siaran. Salah siapa tak bawa mantel. Sebagai penyiar yang waktu itu berseragam SMU, dan juga penyiar sembari kuliah dan mengajar, belum pernah sekalipun saya sampai bolos sekolah atau bolos kuliah. Begitu pun dengan mengajar. Rasa-rasanya tidak pernah saya sengaja tidak mengajar demi siaran. Sebisa mungkin saya rikwes jadwal siaran yang tidak bentrok dengan jadwal kuliah dan jadwal mengajar saya.

Setelah menikah, saya berdomisili di Sekadau, tak bisa lagi sering-sering siaran. Sesekali kalau pulang ke Pontianak, saya 'ngerampok' jadwal siaran Neng Riedha atau Mbak Temi. Kadangkala kangen siaran juga looh. Makanya saya tidak mau mengundurkan diri dari Radio Volare. Saya ingin tetap menjadi bagian dari Radio Volare sampai saya tak pantas lagi bersiaran. Syukurlah Mbak Temi membolehkan. Masih boleh kan yaa mbak kalau nanti jadwalnya dirampok lagi ^.^v

Mau intip profil saya di web Radio Volare? Alhamdulillaah, masih dipajang looh ahaha. Monggo diklik. Silakeun mampir sekaligus mengenal Radio Volare lewat webnya. Bisa simak siarannya via streaming juga. 

Let's have fun with music, let's get smart with information.
Read More

Monday, February 20, 2012

Oleh-oleh khas Kalimantan Barat

Tulisan berjudul serupa sudah bertebaran di halaman web blog beberapa orang borneo blogger. Tapi boleh kan kalo saya ikut menambah daftar tulisan serupa? Hehehe. 

Berkunjung ke Pontianak tak sah rasanya kalo belum icip-icip kuliner khas kota khatulistiwa ini. Sudah mencoba beragam makanan, tidak sah juga donk kalo tinggalkan Pontianak dengan tangan kosong tanpa oleh-oleh. Bingung mau bawa oleh-oleh apa untuk orang rumah? Ada banyak ragam makanan asli Kalimantan Barat yang bisa teman-teman bawa pulang untuk dijadikan oleh-oleh. Atau buat cemilan hari-hari juga boleeh. Daripada makan produk luar Kalbar melulu, kenapa tak sesekali *atau sering-sering* beli produk dalam kota :D

Ini dia beberapa oleh-oleh khas Kalimantan Barat, komplit dengan link untuk beli via online, yang berhasil saya kumpulkan dari berbagi sumber:

1. Lidah Buaya, atau Aloe Vera.

Aneka olahan aloevera
Makanan yang satu ini memang khasnya Kalbar deh. Sudah menjadi semacam icon oleh-oleh dari Pontianak. Manfaatnya lidah buaya ini banyak betul. Lihat saja di produk-produk makanan, minuman sampai kosmetik, sering kan ya yang plus Aloe Vera. Sebagai oleh-oleh khas Kalbar, lidah buaya diolah menjadi berbagai macam makanan. Mulai dari minuman, kerupuk, cokelat, dodol, jelly, teh seduh, dll. Berminat mencoba? Pesan di bubarjalan saja :)



2. TjoMel, alias Tjoklat Melayu. 

Tjomel Kemasan Khusus
TjoMel merupakan pelesetan dari istilah lokal yaitu COMEL yang artinya cerewet, ceriwis, imut, lucu, dan menggemaskan. Saya sendiri malah baru tau ada produk tjokelat melayu ini. Jadi, jujur saja, saya belum pernah mencoba. Tapi saya yakin, yang namanya cokelat itu mesti uenak n manis ya. Cokelat ini tersedia dalam kemasan paket isi 5 pcs dengan harga Rp. 45.000,- untuk ukuran @45 Gram dan Rp. 90.000,- untuk ukuran @90 gram. Silahkan pesan via online di Tjomel



3. Stick keladi, atau talas goreng.

Sudah pernah mencoba talas digoreng? Saya sudah. Amazingly delicious, nyummm. Harganya beragam, mulai dari Rp. 60.000 - Rp. 100.000 per kilogram. Bebas memilih mau coba yang mana. Kalau pengen coba, bisa pesan di lapak Nyonyah Lamberdos, di Bisma Center, atau di outlet UKM Kalbar. Bebas memilih mana yang kira-kira pas di kantong dan di hati ;)



4. Sotong Pangkong.

Sotong Pangkong
Sotong pangkong selalu ramai dijual setiap bulan Ramadhan. Kalo melewati Jalan Merdeka, Pontianak setelah shalat tarawih, kita akan menyaksikan pemandangan orang makan sotong pangkong nyaris di sepanjang jalan ini. Gurih dan basah, gitu deh rasanya menurut saya hihihi. Yang paling enak itu bumbu cabenya. Ajiib nan laziis pokoknya. Ingin mencoba juga? Pesan online di lapak Nyonyah Lamberdos, bisa dapat diskon juga looh.





Burdas Instant
Makanan asal Sambas ini pembuatannya ribett bet banget. Pertamanya harus tumbuk beras, kemudian parut kelapa, terus gitu dioseng,  lalu nyiapin sayur-sayuran yang banyak macamnya. Aiish, pokoknya ini makanan dengan persiapan paling ribet sedunia versi saya. Lalu gimana caranya membawa bubur pedas sebagai oleh-oleh? Tak perlu khawatir teman-teman. Sekarang sudah tersedia bubur padas instan. Ohow, keren sekali ya. Yuk pesan di outlet UKM Kalbar.


6. Lempok Durian.

Lempok Durian
Sampai dengan nomor 6 saya masih menyajikan oleh-oleh khas Kalbar yang saya suka semuanya hahaha. Termasuklah lempok durian yang menjadi primadona banyak orang. Penampakannya mirip dodol, tapi beda jauh dengan dodol-dodol yang lain. Lempok durian lebih legit, manis, dan tak terlupakan *agak-agak mirip saya :p*. Harganya mulai dari Rp. 50.000 - Rp. 150.000. Tergantung jumlahnya donk ya. Tak sabar mencoba? Bisa langsung pesan online di lempokduriandotkom atau di lapak Nyonyah Lamberdos juga ada.


7. Amplang Ikan Tenggiri

Amplang Tenggiri
Amplang ini banyak macamnya. Ada yang bentuknya pipih, panjang, dan bulat. Nah, amplang yang ini adalah kerupuk khas Ketapang, Kalbar, yang bentuknya bunder tapi tidak bunder-bunder amat. Rasanya renyah, gurih, sekali coba pasti suka *sangat iklan*. Cocok dimakan sambil nonton, setelah liqo', atau kapan aja boleeh. Pesan online di outlet UKM Kalbar, atau di Bisma Center.


Segitu dulu ya referensi oleh-oleh khas Kalbar dari saya. Kalau kebetulan saat ini teman-teman sedang berada di Pontianak dan ingin coba langsung beberapa makanan khas Kalbar, mendingan langsung datang ke Gedung Pusat Oleh-oleh dan Makanan khas Kalimantan Barat yang tanggal 27 Juli 2011 lalu sudah diresmikan oleh Gubernur Kalbar. Alamatnya di Jalan Zainuddin, tepat di samping gedung Dekranasda Pontianak. 

By the way, ini sama sekali bukan postingan berbayar looh. Tidak ada 1 toko online di atas yang saya tautkan linknya di tulisan ini yang rikwes untuk dipromokan. Yang ada malah saya yang izin promo hehe. Tulisan ini sematamata sebagai promosi kuliner Kalimantan Barat, sekaligus juga untuk memudahkan teman-teman yang ingin mencari referensi oleh-oleh khas Kalbar.

Selamat icip-icip temaaan. Nyummeeeh.
Read More

Saturday, February 18, 2012

Golongan Darah AB

Kapan teman-teman pertama kalinya mengetahui golongan darah yang mengalir dalam tubuh masing-masing? Saya pertama kali tau ketika akan mendonorkan darah untuk Ibunya teman saya. Waktu itu pukul 9 malam, saya ditelpon sama Elisa, dikabari bahwa mama temannya *yang juga teman saya* sedang kritis, perlu beberapa kantong darah bergolongan AB. Meluncurlah malam itu saya ke PMI Kalimantan Barat. Padahal, waktu itu saya belum yakin, benarkah golongan darah saya AB?

Patokan saya hanyalah dari fakta bahwa Bapak saya bergolongan darah A, dan Ibu saya B. Kata mereka sih golongan darah saya AB. Saya percaya aja karena mikirnya darah orangtua saya nyampur jadi satu gitu kan. Kayak orang ga belajar biologi ajaa dah ah wakakak. Padahal waktu di MAN 2, saya adalah salah satu siswa IPA loooh hihihi. 

Berbekal keyakinan bahwasanya saya adalah anak kandung mereka *waktu SMP saya sering mikir kalo saya ini sebetulnya anak angkat karena sering betul dimarahi, sungguh abege labil's mind* maka dengan pedenya saya menuju sebuah ruangan di PMI. Sebelum donor, mbak petugas PMI terlebih dahulu ngecek whether or not Hemoglobin saya memenuhi syarat untuk dilakukan pendonoran. Daaan, eng ing eeeng, "Hb-nya rendah mbak, ndak bisa donor." Oh, kecewanya rasa hati tak bisa ikut serta mendonorkan darah yang hanya ada 4% dari seluruh penduduk dunia ini :(

Setelah mbak petugas tersebut ngasi tau kalo Hb saya rendah, langsung terlintas dalam pikiran saya buat sekalian nanya adakah benar golongan darah saya AB. "Mbak, tapi betul kan golongan darah saya AB?", betapa terdengar aneh barangkali pertanyaan itu diajukan oleh seorang yang akan mendonorkan darah. "Iya betul mbak." Cihuy, riang gembiralah saya, ternyata saya memang anak kandung ahahaha.

Tapi ternyata teman-teman, logika tentang Ayah bergolongan darah A dan Ibu dengan golongan darah B kemudian anaknya sudah pasti AB adalah belum tentu tepat 100%. Bahkan kalau golongan darah saya O pun, saya tetap bisa menjadi anak kandung mereka *kemudian skeptis lagi apakah saya anak kandung atau bukan .__.*. Pengetahuan ini saya dapatkan akibat suka membaca Manga Detective Conan. Di volume 62 file 10, Shinichi Kudo mengatakan: "Sesuai dengan teori genetika mendel, orang yang bergolongan darah AB dan orang yang bergolongan darah O, tidak mungkin bisa menghasilkan anak yang bergolongan darah O." Ooooh plisdeh ngapain aja saya waktu pelajaran biologi, ilmu seperti ini malah didapat dari komik. 

Naah, berhubung saya sudah sah bergolongan darah AB dan suami saya bergolongan darah O, maka tentulah teori ini berlaku untuk kami berdua. Saya pun iseng gugling untuk mencari tau kirakira kalau suatu hari nanti kami dititipi anak-anak, golongan darah apa saja yang mungkin mereka miliki. Didapatlah tabel seperti di bawah ini:

Pewarisan golongan darah

Hanya ada 2 kemungkinan jika pasangan bergolongan darah O dan AB bersatupadu, yaitu anak dengan golongan darah A, atau bergolongan darah B. Wow! Kenapa bisa begitu? Karena, didalam O ada AB, A dan B kecil. Didalam AB, ada O, B, dan A  kecil, jadi tdk 100% murni AB isinya hanya AB saja. Ini kalau dalam hematologinya, dalam perkawinan, tidak ada pencampuran darah yang terjadi, yang ada adalah pencampuran genetika, dimana sperma O carrier (artinya O nya besar, dan lainnya kecil) bersekutu dengan sel telur AB carrier. Dalam pencampuran tadi akan sangat tergantung pada carrier siapa yang lebih kuat, bila sang Ibu AB, maka anak-anaknya akan jadi Carrier AB. Bila janin O dan ibu AB, tidak ada saling meracuni selama Rh keduanya tidak bertolak belakang. Oh, sounds so clever dan ilmiah sekali ya jawaban saya. Padahal copas dari milis dokter umum :p

Dan, one more thing, walopun kedua orangtua saya berpotensi menghasilkan anak dengan semua golongan darah: O, A, B, dan AB, setelah beranjak dewasa dan akhirnya menikah, saya haqqul yaqeeen kalo saya ini anak kandung hehehe. 

Baiklaah. Semoga postingan saya kali ini bermanfaat untuk teman-teman. 
Read More

Wednesday, February 15, 2012

Excellent Blog Award

Excellent Blog Award

Setelah 4 kali dapat award untuk blog ini dan sekali memberi thekupu award untuk beberapa orang, kali ini saya mendapatkan sebuah award yang sangat cool dan spesial! Sampe dibuatkan piagam penghargaan khusus sama Kang Asep. Merasa terharu deh jadinya :') It's such a nice thing to be one of four bloggers having this award.


Bagi beberapa orang, design gambar seperti di atas mungkin mudah dan gampang sekali dibuat sendiri. Bagi saya pun mudah kok. Suami saya siap sedia kalo dirikwes untuk dibuatkan design seperti Piagam Penghargaan dari Kang Asep. Namun bukan tentang design gambarnya inti dari blog award dari Kang Asep. Sebagaimana yang beliau tulis di blognya, tujuan dari diberikannya penghargaan ini adalah untuk pererat tali persahabatan dengan sesama blogger Indonesia. 

Bagi saya, to be awarded this one, sungguh terasa seperti ditampar pelan tapi sakiiiit. Apanya yang mencerahkan yaa dari blog ini? Hehehe. Anyway, semoga benar-benar memberikan pencerahan untuk teman-teman yang bersedia baca blog ini, bermanfaat untuk kebutuhan masing-masing dalam mencari inspirasi, motivasi, atau sekedar blogwalking cari hiburan ^.^

Last but not least, thank you sooo much saya berikan untuk Kang Asep yang telah berbaikhati menjadikan saya sebagai mitra blog, memberikan backlink di blog dengan page rank 3, sekaligus bikinin design piagam penghargaan ini. By the way kang *pura-puranya lagi ngomong sama Kang Asep :p* apakah boleh kalo saya rikwes, nama saya di halaman blog partner tersebut diganti jangan pake Mrs tapi pake Miss ajah? Walopun saya udah nikah, tapi gamauuu pake Mrs huhuhu. Sungguh mitra blog yang ngerepotin ya kang huehuehue. 

Thank youuu Kang Asep ^^

Buat Kang Asep, saya kasih sekeranjang penuh ucapan terima kasih deeeh. Semoga makin oke dokeh blog kita bersama :D
Read More

Monday, February 6, 2012

Saya dan Salimah

Mau buat postingan yang agak serius aah.. Bismillahirrahmaanirrahiim..

Bunyi motto hidup saya adalah: Memaksimalkan potensi diri untuk dakwah. Sounds fantastic dan mulia betul ya kayaknya. Namun kalimat itu idealnya bukan sekedar jadi motto hidup saya sih, melainkan lebih pada kewajiban saya sebagai insan yang cuma numpang hidup di bumi Allah, di belahan manapun. Landasannya, as once I wrote, mengenai kewajiban kita sebagai manusia untuk menyampaikan yang haq itu looh.

Begitu pun ketika suatu hari, di bulan Oktober 2011, beberapa ibu pengurus PW Salimah Kalimantan Barat silaturahim ke Sanggau dan Sekadau. Ternyata kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka sosialisasi pembentukan Pimpinan Daerah Salimah (Persaudaraan Muslimah) untuk kabupaten Sanggau dan Sekadau. 


Kunjungan PW Salimah Kalbar ke Sekadau


November 2011, saya dan para akhwat serta ummahat di Kabupaten Sekadau pun berencana untuk membentuk kepengurusan Salimah, mendeklarasikan lahirnya ormas ini sekaligus mengadakan kegiatan Seminar dalam rangka Hari Ibu. Then, here we go. Hari ahad, 18 Desember 2011, dideklarasikanlah Pimpinan Daerah Salimah Kabupaten Sekadau.

Pelantikan Pengurus PD Salimah Kab. Sekadau

Posisi saya di Salimah Sekadau, sebagaimana yang sering terjadi ketika saya berorganisasi, adalah sebagai Sekretaris. Sedangkan tugas saya ketika acara berlangsung, tak lain tak bukan, adalah sebagai pembawa acara. Demikianlah.

Semoga dengan adanya amanah ini, saya bisa senantiasa istiqomah menjalankan motto kewajiban hidup yang saya miliki. Aamiin ya rabbal 'alamiin.

Read More

Sunday, January 1, 2012

dhz itu thekupu

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.




Dilahirkan di Pontianak, 22 Juli 1987, saya dinamai dengan Eri Yuliastuti. Menurut Ibu saya, Eri itu nama lelaki. Sehingga, oleh Bapak saya, digantilah nama saya menjadi: Dini Haiti Zulfany. Kata Bapak saya *yang memberikan nama ini untuk saya*, nama tersebut bermakna: Agamaku yang Cemerlang. Kalau diartikan kata per kata sih, nama saya menjadi seperti ini:

Dini: Agamaku
Haiti (seharusnya hayati): Hidupku
Zulfany: Kedudukanku

Dini Haiti Zulfany

Kalaupun kemudian ternyata menurut pakar Bahasa Arab arti tersebut melenceng, anggaplah makna tersebut adalah doa dan harapan orang tua agar anaknya menjadi anak yang shalihat, bisa membuat ad-diennya menjadi pedoman hidup, untuk mendapatkan kedudukan terbaik di dunia dan akhirat.

Anak pertama dari 3 bersaudara, dan perempuan satusatunya. 2 Adik saya: Nizamuddin Arriyadhi kini sedang melanjutkan studi di FKIP Bahasa Inggris Untan Regular B, dan Rizki Fakhrurrazi masih duduk di bangku SMU.

Status saya, alhamdulillah sudah menikah. 5 Februari 2011, saya sah secara agama dan negara menjadi istri Abang Priana Ashri.

Sudah Sah :D

Motto hidup saya: Semua potensi diri untuk dakwah. Insya Allaah.


STUDI

Dari lahir sampai kuliah, semuanya di Pontianak. Usia 5 tahun, saya disekolahkan di TK YKIA Pontianak. Kemudian melanjutkan studi ke Madrasah, dari tingkat dasar sampai menengah atas: MIN Teladai Bawamai Pontianak, MTsN 1 Pontianak, dan MAN 2 Pontianak

Selepas itu, saya sebetulnya ingin sekali kuliah di luar Kalbar. Namun, berhubung Bapak saya sangat tidak sanggup untuk pisah lamalama dengan anak-anaknya *apalagi saya adalah his only daughter*, maka, kuliahlah saya di Pontianak, di Universitas Tanjungpura, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Yudisium, 29 Juli 2010
Right to left: Fika, Dini, Linda

Alhamdulillah, 8 April 2010 saya lulus ujian skripsi. Juli 2010 mengikuti yudisium dan resmi diwisuda bersama 2 sahabat saya. Kami bertiga hari itu duduk berjejer di bangku paling depan sebagaimana biasanya kami kuliah. Tanpa disangka-sangka ternyata tigatiganya ini diumumkan sebagai Mahasiswa terbaik 1, 2, dan 3 se-FKIP. Alhamdulillah yah. Sesuatu. :D

ORGANISASI

Riwayat organisasi saya tidak begitu gemilang. Tapi paling tidak, saya sudah berorganisasi sejak SMP loh :D

Di MTsN 1, saya adalah salah 1 anggota OSIS. Tak begitu ingat juga anggota untuk bidang apa. Saya juga ikut ekstra kurikuler Paskibra. Badan kecil begini ikut Paskibra? Yah, kenapa tidak? Hehehe. Saya sempat ikut kelas drama juga untuk dipersembahkan di acara perpisahan kelas 3.

Di MAN 2, waktu kelas 1 saya menjadi anggota Majelis Perwakilan Kelas (MPK) untuk Komisi D. Naik di kelas 2, rupanya jabatan saya di MPK ikut naik juga: menjadi wakil ketua MPK. Ekstra Kurikuler yang saya ikuti waktu di MAN 2? Hihihi, saya ikut Vocal Group! Yah, soalnya waktu itu belum ada English Study Club. Lagipula, suara saya kan ga jelek-jelek juga :p

Di FKIP Bahasa Inggris Untan, saya menjadi pengurus English Student Association (ESA) periode 2007/2008 sebagai anggota bidang English Learning Center. Tahun 2008, saya dan teman-teman ESA bersamasama menyelenggarakan English Pintar 2008. Di periode berikutnya, saya sempat menjadi Sekretaris, sampai kemudian kepengurusan ESA direshuffle dan saya dipindahkan ke bidang English Learning Center sebagai ketua bidang.

Ketika kuliah di FKIP, saya juga sempat mewakili Untan untuk kompetisi debat: NUEDC (National University English Debate Championship) 2007 di Semarang dan NUEDC 2008 di Bandung. Walaupun tak menang, lumayanlah buat pengalaman.

Menyesuaikan dengan motto hidup yang saya pegang, ketika di Pontianak, saya sempat menjadi pengurus DPC PKS Pontianak Barat bidang Perempuan. Begitu pindah ke Sekadau, saya menjadi pengurus DPD PKS Kabupaten Sekadau, bidang Perempuan (lagi). Di akhir 2011, saya mendapat amanah sebagai Sekretaris Salimah Kabupaten Sekadau.

Pelantikan Pengurus Salimah Sekadau

Semoga amanah-amanah tersebut membuat saya semakin kuat dan istiqomah berada di jalan dakwah hingga meraih husnul khotimah. Aamiin ya rabb.

KARIR

Sejak lulus dari MTsN 1, saya bergabung dengan Radio Volare. Cerita lengkapnya bisa dibaca di tulisan Saya dan Radio Volare. Di semester 2 perkuliahan, Alhamdulillah saya dipercaya untuk mengajar Bahasa Inggris di sebuah lembaga kursus. Di semester yang sama, saya diminta oleh guru Bahasa Inggris kesayangan saya, Ibu Sila Utami, untuk menjadi pembimbing ekstra kurikuler English Study Club di MAN 2. Saya juga menjadi Conversation Instructor untuk kelas X - XII dari tahun 2009 - 2011.

Bersama ESC Members MAN 2

Memasuki semester 5, oleh salah seorang dosen, saya dipercayai untuk jadi asistennya di Akademi Kebidanan Aisyiyah Pontianak selama 1 tahun. Kemudian tahun 2009, saya mendapat tawaran untuk mengajar mata kuliah Bahasa Inggris di Poltekkes Pontianak di Jurusan Gizi. Sampai dengan Februari 2011, saya menjadi dosen tamu di sana sebelum akhirnya pindah ke Sekadau, ikut suami.

Bersama mahasiswa/i Poltekkes Gizi

Pertengahan Februari 2011, saya ikut suami ke Kabupaten Sekadau. Di Sekadau, sampai dengan hari ini, saya menjadi Tutor untuk mata kuliah Bahasa Inggris di Universitas Terbuka Pokjar Kabupaten Sekadau. Berbagi ilmu di akhir pekan, hari Sabtu dan Ahad, menyenangkan..



Iya, saya suka sekali kupu-kupu. Suka warna pink, dan belakangan tertarik dengan warna ungu. Mengidap ichthyophobia alias phobia ikan, lebih tepatnya ikan mentah yang belum diolah, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Phobia yang muncul akibat trauma waktu kecil.

Cita-cita saya *dan suami* yang saat ini belum tercapai adalah: Menunaikan ibadah haji dan umroh, serta memiliki anak kembar. Ikut doakan semoga cita-cita kami segera tercapai ya (^.^)

Untuk kenal lebih tentang saya, sila dibaca tulisan-tulisan saya di blog ini. Terima kasih sudah mau berkenalan :)
Read More

© coba template, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena